Tampilkan postingan dengan label Racing Style. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

Honda Scoopy catching eyes

Tidak ada komentar :
Eksistensi itu penting! Bukan hanya untuk modifikator yang selalu up to date melahirkan garapan baru. Buat gerai variasi juga mesti rajin bikin motor modifikasi untuk mengikuti atau tampil di ajang contezt. Seperti Scoopy 2010 bergaya fashion garapan gerai variasi Gofai Motomart ini.

“Dengan berpartisipasi di contezt modifikasi seperti event MOTOR Plus Skubek Contezt, sekaligus jadi ajang promosi gerai kami,” jelas Indra Gunawan dari gerai variasi di bilangan Jl. Kedoya Raya, No. 1, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



Hampir seluruh produk baru untuk Scoopy nempel di skubek rivalnya Yamaha Fino ini. “Motor ini ibarat etalase berjalan, seluruh part variasi yang nempel bisa langsung ditebus di gerai kami,” promosi Indra lagi.

Paling pas memang pilih aliran fashion untuk modifikasi Scoopy. Mengandalkan ubahan bergaya Thailand sehingga bikin tampilan skubek retro ini jadi makin ciamik. Juga sudah didukung pemakian kedua lingkar roda ring 17 inci dan ban berprofil tipis sebagai ciri. (motorplus-online.com) 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 80/70/17
Ban belakang : IRC 80/70/14
Sok belakang : YSS
Knalpot : Standar Krom
Slang rem : Earl’s

Yamah nouvo Modif Ala Terong-Terongan

Tidak ada komentar :
Pertama kali lihat sosok Yamaha Nouvo Z ungu ini, pasti banyak yang tebak pemiliknya adalah janda muda. Ealah apa hubungannya ya? Itu tuh, warnanya ungu kan, cuy! Huss.. ngaco sampeyan. Di skubek milik Yosua Martua ini, yang tersirat justru kesan elegan dengan penampilan resik.
Ya, itu memang konsep yang diusung rumah modifikasi Wiwied Speed Shop (WSS) di bilangan Jl. Raya Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kita coba tawarkan gaya Nouvo Elegant pada Nouvo lokal ini, ditambah kreasi sendiri,” buka Wiwid, punggawa WSS.
Untuk dapat berjibaku di arena Skubek Contezt Otobursa 2014 lalu dalam kelas Fashion Advance, ia dan pemilik motor rakitan 2007 ini coba lakukan banyak ubahan. Tentu guna mempercantik tampilannya. Salah satu di antaranya adalah permainan warna.
Pemilihan kelir ungu terong dipadu balutan karbon kevlar di dek tengah, memperkuat aura elegannya. Apalagi ditambah pemakaian beberapa variasi berona kinclong ala Thai Look.
Kesan eksklusif juga terlihat dari motor ini akibat pemasangan batok Nouvo keluaran Vietnam, “Saya kawinkan tebeng Nouvo Vietnam dengan dudukan bawaan Nouvo Z lokal. Lengkap dengan spidometernya,” ujar sang modifikator.
Pemilihan ban depan dan belakang juga diperhatikan demi terciptanya keselarasan dalam modifikasi. Dengan memasangkan pelek Kawahara 1,60X17 untuk bagian depan, dibalut dengan karet bundar bermerek Duro ukuran 60/80-17. Serta pelek ukuran 1,80X17 berbalut ban ukuran 70/80-17 dari merek yang sama di bagian belakang.
Makin cihuy lagi, roda depan dijejali rem double cakram. Namun, hasil akhir yang sobat lihat di foto ini, prosesi pemasangannya tidaklah mudah. “Hal cukup ribet saat mengkawinkan piringan Brembo dengan kaliper Kitaco. Perlu ada sedikit modifikasi di kaliper agar bisa terpasang sempurna di sok depan Stage,” tutup Wiwid mewakili sang pemilik motor yang kabarnya baru lulus SMA ini.
 
 

Minggu, 28 September 2014

FINO Simple Tapi Mahal

Tidak ada komentar :
Kata Bennyy Saputra pemilik Honda Scoopy 2011, skubek  yang dimodifikasi aliran bolt-on ini cuma butuh waktu seminggu pengerjaan. Baik itu secara konsep awal, pemilihan produk yang akan digunakan hingga proses pemasangan part variasi yang dibeli dengan jumlah total Rp 8 jutaan.

Menurut MOTOR Plus, kalo bener begito, artinya Benny bukan orang baru di soal merakit atau dandanin motor yang dicustom dengan gaya minimalis. Terbukti pada Scoopy yang garapannya terkonsep sangat harmonis, detail juga didukung finishing apik tanpa meninggalkan lecet.

“Ubahan di Scoopy ini memang mengarah ke kelas Fashion Standar, sesuai dengan regulasi yang ada saat itu. Di mana modifikasi lebih terpusat pada penggantian dan penambahan komponen siap pasang dan pakai. Bukan pada perubahan bentuk terutama di bagian cover bodi rangka asli. Maka jadinya seperti itu,” ujar punggawa rumah modifikasi Andy Matic Concept (AMC) yang buka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Dari hasil penelusuran, kali ini tema yang diusung Benny adalah urban lifestyle. Di mana ubahan bukan cuma fokus pada pemasangan komponen variasi, tapi juga ikut mengunggulkan corak grafis yang belum pernah ada sebelumnya. Sebab desain grafis yang dijagokannya adalah mengambil konsep nama salah satu produk olahraga air yang cukup terkenal di kalangan anak muda hingga dewasa, yaitu Rip Curl.

Sederhana memang kalau di­lihat. Apalagi logo produk olahraga air yang berkelir cokelat minimalis, bahan dasarnya dari cutting sticker lalu pasang di bodi samping kanan-kiri. Biar nggak terlalu kosong, logo produk dikasih sedikit sentuhan corak triball di dekatnya dan juga di spatbor depan.



“Biar paduan warna dasar skubek merah marun itu nggak mati alias makin gelap, saya coba tambahkan ornamen karbon kevlar terutama di bagian sepatbor depan, batok belakang setang, bagasi hingga cover knalpot. Semua itu asli karbon kevlar bukan cutting sticker seperti desain gambar pada cover bodi ,” aku pria beralamat lengkap di Jl. Kecapi V/55, Jakarta Selatan.

Tak ingin terlihat norak, pemi­lihan produk variasi di Scoopy juga sangat selektif. Maksudnya biar nggak mati gaya. Makanya jok asli  dipapas hingga tipis, lalu diimbangi behel variasi warna pelangi yang kebetulan sama dengan standar tengah, standar samping juga di pipa setang balik spidometer yang juga berlabur karbon kevlar.

Bukan cuma itu, peredam kejut depan juga sudah ikut diganti. Pakai produk Pico yang punya warna kuning. Bukan tanpa maksud, tapi juga biar pas dengan pelek yang berkelir merah marun. Begitu juga dengan sok belakang yang berkelir sama lantaran sudah mengadopsi sokbreker merek YSS tabung angin.

Biar nggak terlihat ramai, beberapa komponen variasi kecil juga ikut menghiasi beberapa bagian motor. Pilhan warna juga tidak mematikan konsep dasar ubahan.

DATA MODIFIKASI
Pelek : Akront
Braket slang rem : Bikers
Teromol : Trusty
Jari-jari : Yaguso Gold
Mesin : Bore up piston 58 mm

Fino Mysterius Owner

Tidak ada komentar :
http://motormaticdunia.blogspot.com
Sobat Modifikator - sorry ane 3 Hari gak posting gara-gara sibuk sekolah, Ni Yamaha FINO Buatan anak SMA JKT Pemilik Asli Motor Ini Bernama Deo Kurnianto motor ini di dapatkannya karena di sekolah Dia mendapat nilai yang memuaskan, pemilik motor ini sangatlah misterius dan tertutup, TEAM WMH hanya mendapat 2 buah foto dari motor ini
STEP ONE


Motor ini di modif rapih oleh pemilik hanya dengan waktu 3minggu, dengan beberapa bodi di brash merah dan beberapa di buat sticker Gold Carbon. motor yang terbilang sangat mengkiap dan membuat mata lirik hanya menghabiskan dana kira-kira kurang dari 5Jt.



Motor Yang di modif dengan banyak step yg sebelumnya hanya menggunakan Sock depan ori di ganti dengan Trusty,Sock Belkang Di ganti dengan YSS Big Series,tabung master rem,selng gardan,Bakan Velg menggunakan Axel Asia dan Knalpot  Menggunakan Knalpot CHA Thai Series.

"Motor Ini Adalah Motor Kebanggaan Saya dari sekian banyak motor di rumah hanya motor inilah yang paling keren,paling stylis dan pastinya paling kenceng" Ucap Deo

http://motormaticdunia.blogspot.com

Spesifikasi Motor
Velg             : TK Axel Asia
Ukuran        : Ring 17
Sock Dpan  : Trusty
Sock Blkng : YSS BIG
Knalpot       : CHA Blue


Rabu, 24 September 2014

Nouvo Modif Merah Rapi

Tidak ada komentar :
Turun di kelas fashion advance pada MOTOR Plus Skubek Contezt 2011 lalu, meski terlihat cantik namun Yamaha Nouvo-Z milik Arief Rahman Hasyim belum seberapa. Apalagi regulasi menyatakan cover bodi dan kaki-kaki skubek dapat diubah tanpa menghilangkan identitas.

Namun apa yang dilakukan Arief pada tunggangannya hanya mempercatik beberapa part, yang arahnya lebih kepada ubahan yang diperkenan di kelas fashion standar. Kalaupun ada bagian ubahan cukup berat, itu cuma terlihat di kemudi.

“Setang diganti punya Yamaha X1-R yang memang pas buat skubek Yamaha. Biar enggak terlalu kosong, dibalik tebeng mini bikinan dipasang perangkat digital player yang speakernya ditaruh di bagasi,” ujar warga Jl. Taruna Jaya, Kemayoran, Jakarta Pusat.


Dibantu Billy, modifikator Billy Speed di Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat, tunggangan ini fokus pada ubahan bolt-on alias beli, pasang dan jadi. Bisa dilihat pada kaki depan yang usung sok Gazi digandeng pelek DID Japan Gold ukuran 140/17.

Paling heboh kalau lihat ubahan di kaki belakang. Rumah CVT berikut pelek DID Japan Gold 140/17 berlapis ban Satan Thailand 60/90-17, guncangana diredam sok Gazi juga. Bedanya, lengan ayun aftermarket Panom sudah menggantikan yang asli.

DATA MODIFIKASI
Master rem : KTC
Caliper : KTC 4 piston
Cover kipas : Variasi Yamaha
Knalpot : Custom
Mesin : Bore Up 150 cc


Selasa, 23 September 2014

Suzuki Spin Funky

Tidak ada komentar :
Suzuki Spin 125 milik Bani Abdilah, pantas dinobatkan sebagai juara pertama kelas airbrush grafis di MOTOR Plus Skubek Contezt 2011,(21-22/5) lalu. Pasalnya sarat garis penbrush, berbeda dengan yang ditawarkan rivalnya.

Menurut warga Jl. Kayu Tinggi, Cakung Timur, Jakarta Timur ini, tema airbrush yang jadi konsep modifikasinya konon sang pemilik sedang merasakan jatuh cinta. “Bahasa sononya ‘falling in love’ lah,” canda pria kelahiran 1986
ini.

Benar saja. Seperti layaknya orang sedang kasmaran, apapun yang dilihat akan terasa sangat indah. Seperti cerah nya warna yang diplih juga komposisi pengaturan gambar yang ditorehkan ke sekujur bodi matik berlogo ‘S’ ini.


“Kelihatan cerah bukan cuma dari pemilihan warna yang dominan berani. Juga memaksimalkan glitter ke setiap bagian bodi yang kena semprot, baik dasar maupun garis-garis yang ada pada gambar,” lanjut Bani.

Tanda mewakili pemilik sedang jatuh cinta, ada di beberapa bagian cover bodi, dikasih gambar hati dan coretan kembang serta garis bercorak triball.

Dan kebiasaan setiap orang sedang jatuh cinta, seperti terbang di angkasa. Maka Bani yang percaya Toer Cat Airbrush sebagai eksekutor pun menambah gambar awan ke bagian tertentu.

Lantas biar warna tidak tenggelam, komponen berkelir gelap kena semprot cat cerah. Bisa dilihat crankcase mesin, cover CVT, pelek, teromol hingga cakram.

“Jok pun dibungkus kulit yang warna tidak bikin mati kelir lain. Selain dicustom, paduan warna cream dan kuning dirasa sangat tepat,” aku Bani.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR Drax 50/90-17
Ban belakang : IRC 80/90-17
Cakram depan : Variasi
Cover kipas : Variasi

Senin, 22 September 2014

Scoopy Mexico Syle

Tidak ada komentar :
Jika membicarakan konsep hot rod di mobil yang dipindahkan ke skubek, Honda Scoopy ini contoh paling top. Segala aspek yang menjadi ciri dan identitas hot rod sukses diaplikasi. 

Genre yang diambil adalah Mexicano Style. "Alasanya karena tampilan kaum chicano seperti itu menarik dengan detail dan perpaduan warna-warni yang menarik," tegas Susanto Gunawan alias Yayank, pemilik sekaligus modifikator.

Pria yang mengibarkan bendera 909 Hot Matic ini tidak melakukan pemunduran sumbu roda belakang. "Hanya digeser supaya lurus dengan roda depan. Hal itu karena sekarang menggunakan pelek custom 6 inci di belakang," bilangnya.

Memang dengan pelek custom lebar, bentuk bodi Scoopy yang sudah montok, kini menjadi lebih padat. Cocok dengan aksen hot rod yang diidamkannya.Tinggal melakukan customizing pada bodi.

"Misalnya di bagian depan. Lampu dicopot dan dibuat semacam grill dengan warna hitam gelap. Persis tongkrongan mobil di sana," ujar ayah dua anak ini sambil bilang kalau di balik grill tadi sengaja dibiarkan kosong.



Posisi lampu utama sekarang ada di sepatbor depan sehingga menghasilkan bentuk unik. "Lampu itu sudah dilengkapi projector,. Jadi kalau menyala, bentuknya sangat menarik," promo Yayank yang selalu tampil trendy khas Bandung.

Hal lain yang menguatkan konsep tadi ada pada pemilihan motif airbrush. "Nama motif itu mexicano free flow, karena lama di pengerjaan cat, jadi telat ikut MOTOR Plus Skubek Contetzt," sesalnya.

Memang jika diperhatikan, motif ini pastilah tidak bisa sebentar membuatnya. Detail yang ingin ditampilkan memang sangat komplek. Selain itu ada juga efek gradasi di beberapa bagian.

"Satu hal lagi yang unik adalah penggunaan kayu jati untuk pelapis dek. Pemasangan kayu itu memang sudah sesuai dengan gaya mobil hot rod di Amerika," ujar builder yang juga gemar tatoo.


RIGID Tetap Nyaman

Urusan sok belakang, Yayank memilih menggunakan sistem rigid. Artinya tidak ada jarak main di sok belakang. "Sok dibuat ulang menggunakan besi duralium," katanya.

Dia lebih memilih rigid seperti itu untuk menghindari ambles dan ditakutkan malah bisa saja bodi mentok dengan ban. Sebab sekarang sudah menggunakan pelek ekstra lebar.

"Tapi, biar tetap nyaman dinaiki, jok dibuat bisa main. Di bawah jok diberi per sehingga pinggang enggak bakal sakit akibat pemilihan suspensi rigid tadi," cerita pemilik bengkel dari Jl. Cihampelas, No. 187, Bandung.

Jok atau alas pantat juga dibikin jadi sangat menarik. Yayank menggunakan bahan kulit dengan bentuk lebar. Selain itu, juga diberikan semacam ukiran. Ini yang disebut total sampai ke detail. Konsep hot rod jadi mantap!

 DATA MODIFIKASI
Pelek depan: Custom 4x14 inci
Ban depan: Swallow 120/60-14
Pelek belakang: Custom 6x14 inci
Ban belakang: Swallow 140/60-14
Bodi: Custom
Knalpot: Custom
Jok: Custom
909: 0813-2213-0168

Nouvo Modif Go Green

Tidak ada komentar :
Turun di kelas fashion standar, Yamaha Nouvo 2003 milik Liauw Fresna Joya, memang terlihat tampil paling mentereng. Selain pemasangan variasi bolt on yang seirama dengan kaidah MEFRIK. Di soal pemilihan grafis, juga punya tema jelas. Sehingga arah modifikasi jadi jelas. 

Kalau biasanya grafis pada besutan custom skubek berupa tarikan garis dan sebatas permainan warna. Bila mengamati grafis pada Nouvo lele ini kelihatan berbeda. “Saya sengaja tampil beda dengan tema kampanye go green,” ujar pria tinggal di bilangan Sunter, Jakarta Utara.



Yup... memang, terlihat Liauw Fresna coba kampanyekan hijau untuk bumi lewat media besutannya. “Dengan modifikasi pada grafis Nouvo ini setidaknya saya ikut peduli agar bumi lebih hijau. Kalau bukan kita sebagai mahluk bumi yang peduli, siapa lagi,” tambahnya.

Grafis andalan pada Nouvo ini merupakan perpaduan antara kelir dasar putih dan grafis hijau yang sudah dipadu dengan unsur gradasi. Pada bagian bodi belakang terlihat gambar planet bumi yang di kelilingi grafis berbentuk daun.

Paduan warna  bodi yang digarap airbrusher Andri Design ini juga menampilkan grafis yang menarik. Selain warna solid juga dipadukan dengan warna anodized pada beberapa detail bodi. Bisa dilihat pada desain di cover aki dan bagian sayap Nouvo juga dibikin serupa mengandalkan kelir anodized  grafis daun.


Kulit pelapis jok juga dibuat kompak dengan warna bodi, mengandalkan potongan bahan semi kulit dengan warna hijau, hijau tua, putih dan hitam yang di jahit model vertikal untuk alas bokong Nouvo. "Biar kompak dengan bodi, jok ikut diolah," lanjut Liauw Frasna.

Sektor kaki-kaki tak luput dari modifikasi, pemasangan part bolt-on dengan warna meyesuikan bodi. Seperti pelek aluminium hijau anodized berpadu dengan susupensi depan dan cover CVT yang juga dikelir hijau anodized.

 DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 50/90/17
Ban belakang: Swallow 60/90/17
Pelek: DBS 140/17
Cakram: Variasi
Begay's Motor: (021) 30892989 

Scoopy Modif Sentuhan Modifikator Wanita

Tidak ada komentar :
Turun di kelas fashion standar yang regulasinya cuma boleh pasang variasi bolt-on tanpa mengubah bodi dan rangka, banyak orang bilang mudah. Tapi, tetap harus cerdas pilih variasi juga tema modifikasi yang diangkat.

Makanya di ajang MOTOR Plus Skubek Contezt 2011 (21-22/1) kemarin, Honda Scoopy 2010 milik Willy Dresskandar yang usung tema Rock N Roll era 80-an, pantas dinobatkan sebagai pemenang di kelas itu.


"Tema ini menyesuaikan skubek Scoopy yang modelnya klasik. Saya tuangkan lewat gambar ke-3 ciri grup musik terkenal di era itu, yaitu Rolling Stones, Queen dan Kiss. Biar indah, variasi diserahkan ke istri saya Dewi Rachel," ujar pemilik toko  F-16 Motor dari Jl. Ciledug Raya, No 16, Tangerang.

Willy sendiri mengaku hanya memberi masukan soal gambar airbrush di bagian depan hingga bodi samping. Ciri-cirinya bisa dilihat pada lambang lidah menjulur Rolling Stones, lagu Queen Crazy Little Thiny Called Love dan gambar vokalis Kiss Paul Stanley.

 
Sedang sentuhan kewanitaan bisa dilihat dari pemasangan variasi pada setang, braket batok lampu depan, sok depan-belakang hingga pemilihan pelek serta ban ring 12 inci berikut pernik pemanis pada roda.

Bahkan desain knalpot model terompet yang belum pernah ada dan dilihat sebelumnya. Menurut pengakuan bapak 3 anak ini, berkat masukan atau ide dari istri sendiri. "Justru kalau tidak dilibatkan, mungkin hasilnya tidak sebagus ini," kenang Willy.

Kalau lihat hasilnya, ada dua konsep utama saat builder kasih sentuhan airbrush buat motornya. Pertama, motor jadi media estetika sang seniman, kedua freehand brush jadi pemanis atau bumbu tambahan agar customized bisa menjadi lebih nongol.

Yang pertama punya risiko! Jika enggak pas, airbrush bisa 'menelan' keindahan bodywork yang ada. Nah, inilah yang jadi tantangan builder F-16 kali ini.

Dominasi estetika kelir nuansa pop art bisa 'berdamai' dengan jarahan bodi pada umumnya. Di sisi ini juri cukup mengapresiasi karena walau terkesan padat sekaligus ramai tapi tetap masih enak untuk dinikmati. Salam Bro Jack!

DATA MODIFIKASI
Pelek depan : Rotora 12 inci
Pelek belakang : Aftermarket custom 12 inci
Adaptor sok : Variasi
Sok belakang : KTC
F-16 Moto : (021) 32129916

Mio Ala Valentine Day

Tidak ada komentar :
Hari kasih sayang alias valentine day memang sudah lama lewat. Tapi, bagi Bayu Asmara Pradana, tidak begitu! Everyday is valentine! Itu ditaung lewat Yamaha Mio Soul 2010 miliknya.

Soul grafis yang didominasi kelir pink ini, dipersembahkan spesial untuk Tya Dwi Sasmita. “Valentine, belum sempat kasih kado. Tya pernah request motor saya dicat warna pink. Akhirnya diwujudkan,” aku pria 22 tahun ini.

Kelir centil, tentu tidak ideal buat biker cowok. “Maka itu ada tambahan aneka warna stabilo. Supaya kesannya tidak terlalu girly banget,” tambah pria yang kuliah di jurusan broadcast ini.



Striping warna stabilo itu jadi perpaduan yang manis. Seakan membiaskan kelir pink yang mendominasi, juga beri kesan sporty tak hilang dari Soul.

Demi menambah kesan sporty, pemakaian variasi berbau racing seperti knalpot, oil cooler dan sokbreker dipasang. Efek lainnya, sedikit menhilangkan kesan motor cewek. Tapi yang paling penting lagi, “Pacarku suka hasil akhirnya,” senang Bayu.

Selamat ya.
 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow Drag 60/80-17
Ban belakang: Swallow Drag 70/80-17
Sok belakang : Showa
Oil cooler : Koso
Knalpot: CLD

Minggu, 21 September 2014

Xeon Modif Rapi

Tidak ada komentar :





Bagi yang Memiliki Yamaha Xeon 125 pasti masih sayang untuk modif secara total. Tapi, bagi yang emang gatelan pakai motor standar boleh coba trik yang dilakukan Agus Ismanto dari Muntilan ini.

Dengan permainan sederhana dia sudah berani unjuk diri di arena contezt. "Karenanya hanya pasang sedikit variasi yang sifatnya bolt-on," kata Agung tentang skubek 125 cc miliknya ini. Misalnya saja mengganti rem depan pakai ukuran piringan yang lebih mempunyai motif berbeda. Kalau secara ukuran sih tetap sama dengan aslinya.

Begitu juga sokbraker depan. Merek R-Pro saat ini banyak yang mencari karena memang belum banyaknya merek variasi yang bisa dipakai oleh Xeon 125. "Sementara itu untuk pelek pakai yang asli, hanya cat supaya terlihat lebih menarik," tukasnya lagi. Permainan cat ini memang menjadi jurus utama yang ingin ditampilkan oleh Agung.

"Kami utamakan ada motif chequered flag atau bendera finish yang ada di balap, sebab Xeon itu kan identik dengan kecepatan," tambah pria yang turun di kelas automatic fashion standar saat berlangsungya Yamaha Cuzztomatic 3 region 2 di Jogja.

Warna merah putih mendominasi seluruh cover bodi. Grafis juga mengikuti motif yang dipakai Yamaha saat ulang tahun mereka yang ke-50. Sepertinya Agung jeli dalam pemilihan detail sehingga motor terlihat harmonis. Lihat saja per sok belakang juga dipilih merah, begitu juga footstep boncenger.

Nouvo Variasi Inden

Tidak ada komentar :
http://motormaticdunia.blogspot.com/
Gaya modif seperti ini, termasuk digemari oleh pemula. Karena simpel dan selera anak muda bangets. Seperti Agung Wijaya yang tinggal di Kemayoran, Jakarta Pusat. memilih gaya Thailand yang identik kaya warna dan kelir titanium.

"Memang sih, di pasaran variasi banyak macam part pendukungnya. Tapi produk yang memang khusus buat Nouvo tergolong langka lho. Mungkin karena motor lama ya," herang Agung.

Makanya Agung yang memang doyan berburu variasi Nouvo dengan senang hati keliling. Tentunya untuk mendapatkan sesuatu atau produk yang menurutnya unik. Bahkan dalam sehari dia bisa keliling Jakarta, dari rumahnya di Jakarta Pusat, Pondok Kopi hingga Bogor dibela-belain.

"Ada kepuasan tersendiri kalau bisa mendapatkan variasi unik yang hanya ada di satu toko. Bahkan sampai sabar inden variasi," lanjutnya.

Wah variasi kok inden! Acong

DATA MODIFIKASI
Ban : Comet M1 140/60-17
Pelek : Akron jari-jari 17 inci
Sokbreker : YSS
Lampu belakang : Model CBR
Airbrush : Abah Airbrush

Kamis, 18 September 2014

ScoopyFI keren ala Pemula

Tidak ada komentar :
Indi alias Indie, sebuah singkatan yang berasal dari kata independen. Tentunya, punya arti luas. Yaitu, bebas, merdeka atau berdiri sendiri. Rasanya, konsep ini juga yang mewakili modifikasi di Honda Scoopy-I yang mejeng di stan AP Honda Thailand di Bangkok International Motor Show 2011 yang baru lalu.

Konsep yang ditawarkan unik. Sama seperti desain skubek Honda 110 cc bergenre retro ini. Kesan unik itu muncul dari warna yang ditampilkan. Setidaknya, empat warna ngejreng dibikin tampil dominan. Biru muda, biru tua, kuning dan hijau.

Penempatan warna harmonis membuat Scoopy-I tampil lebih funky! Tidak terikat harus mengarah ke satu konsep. Namanya juga indie. Jadi bebas tentukan warna selama asyik dilihat.

Begitu juga kelir pelek. Coba perhatikan, meski antara pelek depan dan belakang beda warna, tapi tetap terlihat sinergi untuk mendukung tampilan bodi juga keseluruhan desain.

Sama halnya jok yang aplikasi bahan kulit berlapis bahan glosy atawa mengkilap. Jok ini, seakan dibuat memiliki dua bagian terpisah. Ya, untuk pengendara dan boncengers. Desainnya, terlihat glamour. Buat setang, Scoopy Indi ini tetap pakai batok standar. Ciamik!

Fino ala GP

Tidak ada komentar :
Terwakilkan jelas jika melihat bodi belakang yang diadopsi Yamaha Fino dominan kelir putih ini. Bagai Yamaha YZR-M1, buritan menerapkan jok tunggal alias khusus pengendara saja. Boncenger’s, no way! He..he..he...

Tapi, tidak murni seperti semplakan Jorge Lorenzo atau Ben Spies di MotoGP 2011 ini! Sebab Fino yang ini, pacuan tetap menggunakan segala part pemancar cahaya alias head lamp dan stop lamp. Kan, diperuntukan buat modif harian. Kalau gak, bisa kena tilang tuh! Lumayan, 1.000 Bath atau sekitar Rp 300 ribu.

Makin mengesankan modif harian, karena adanya spion. Tapi, part yang berfungsi memantau kondisi di belakang kala riding itu terletak di ujung setang yang biasanya diisi stabilzer atau jalu setang. Seakan, setang bertambah panjang deh.

Kesan modif ala MotoGP juga ditampilkan lewat aplikasi knalpot racing dengan silincer karbon. Macam knalpot yang dipakai di M1. Demi memperkuat kesan kokoh, bagian dek tengah dihiasi pipa tubular. Tapi, fungsinya tidak jelas! Apakah sebagai pemanis atau stabilizer rangka depan belakang.

Selasa, 16 September 2014

Scoopy Ala Simple Retro

Tidak ada komentar :

Agus Budiyono, juragan jual-beli mobil dan motor Budi Agung Motor asal Palur, Karanganyar-Solo, sodorkan konsep retro elegan pada Honda Scoopy miliknya.

Selain bertabur variasi yang diklaim pilihan, Nyonyo, panggilan Agus Budiyono, piawai memilih aksen striping di bodi Scoopy. Makanya tetap tampak berkesan mewah dan juga elegan.“Maunya enggak asal tampil retro biasa, apalagi tampil ngejreng. Enggak banget,” yakin Nyonyo.

Dan menurutnya, kunci ubahan ada pada aksen striping dinamis berwarna krom bermotif tribal yang diklaim berpadu serasi dengan kelir gelap Scoopy. Apalagi sudah pakai bahan sejenis Oracal, yang bila diamati motifnya enggak ribet.

Sepintas nampak motif kombinasi desain bentuk garis namun dengan ketebalan berbeda dan saling terkait. Presisi  antara bagian kiri dan kanan alias rapi jali. Oh ya, bentuk striping melengkung mengikuti kontur bentuk fender belakang juga hasil olahan stiker sendiri. Makanya memang jadi enggak pasaran.

Sipnya, Nyonyo paham lokasi paling pas untuk pasang striping. Di antaranya tebeng bodi depan kiri kanan dan fender bodi belakang kiri dan kanan. Alhasil nampak berpadu klop dengan beberapa  variasi krom yang ikut diaplikasi. Seperti lis bodi samping dek tengah, sepatbor depan juga topi alias pet headlamp.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR 100/80-14
Ban belakang : FDR 120/80-14
Pelek depan : Daytona 185x14
Pelek belakang : Daytona 215x14
Cakram depan : TDR

Jumat, 12 September 2014

Beat Modif Bisa Kontes Bisa Drag

Tidak ada komentar :
Sobat Modifikator - Kesan ThaiLook langsung terpancar dari modifnya yang berbau racing Thailook
.
Seorang Siswa SMK Depok Yang Merancang dan Mendesain Motor miliknya ini,Selain Motor untuk Kontes Motor Ini Juga biasa Untuk Drag Race.

Pada sisi luar difokuskan pada aplikasi warna hijau tosca dengan kombinasi warna oranye di rangka dan undercarriage. Agar tak monoton, sebagian bodi ikut dicustom Motif Bubble, ditambah dengan tambahan aksen grafis.

Performa kaki-kaki, diset serba Kecil, dari gabungan pelek Custom dan ban Drag blaster 50/90. Tak lupa, sistem suspensi ringan dari variasi custom, Tambahan variasi, diwujudkan ke banyak sektor, terutama engine, disc brake hingga kelengkapan handling.

 Ada Yang Minat Di Modif Begini Cool Fresh + Wuzz Wuzz. Fahrul

Data Modifikasi :
Velg D/B      : Custom

Ruji D/B      : TDR
 
Cakram        : TDR
 
Stabilizer     : Scarlet
 
Karbu           : PE 28
 
Jok               : MB Tech
 
Knalpot        : R9
 
Sok Blkang  : GAZI
 
Lama Modif : 2Bulan

Vario125 Modif Touring,Bandung

Tidak ada komentar :
Sobat Modifikator - Akhirnya Dapet Motor Keren Buat Di Masukin Blog ini, Pemilik Motor Ini Bernama Asep McGyver Kusmawan Seorang Anggota Dari Vario125 Owner Community Daerah Bandung.

Motor Yang Bernuasa Simple Tapi Styllis Membuat Mata Mencolok Dengan Paduan Warna Merah,Putih Dan Hitam. Motor Ini Bukan Hanya Untuk Harian Tapi Memang Sudah Sering Untuk Touring Wilayah Indonesia.

Motor yang Sebelumnya Hanya Berwarna Hitam-Putih(warna Standar Vario 125Fi) Di sulap Oleh Bung Asep Hanya Dalam waktu Beberapa Bulan. Stripingpun Juga Di Ganti Dengan Model Click125i Streer Edition
Beberapa Yang Di Ubah
Oleh Bung Asep pun Di Ubah Sedemikian Rupa Agar safety riding Di gunakannya Lampu HID,Dual Dick Brake(Dua Rem Cakram),Klason Variasi Mobi,Visor Depan Agar Speedometer Tidak Terkena Cahaya Matahari Langsung Dan Tidak Lupa GPS untuk perjalanan Saat Touring.
Ada Juga Yang Berminat inggin Di Modif Seperti Ini Atau Inggin Ikut V125OC Bandung. Fahrul
Bagian Kanan